3.432K
VISITORS
160

ABOUT ME

ABOUT ME

FOLLOWING
You are not following any writers yet.
More

STORY BY Venny Innaya Sari

Cold : Truth or Dare

Cold : Truth or Dare

Reads

Semua bermula dari satu permainan bodoh yang seharusnya tidak pernah diikuti Bellvanya Aeryllin Hanne. Sebagai gadis tomboy dengan reputasi “tukang rusuh” di sekolah, Bell terbiasa melakukan hal-hal nekat. Tapi kali ini berbeda. *Dare* yang ia dapatkan terlalu gila bahkan untuk standar hidupnya sendiri: menyatakan cinta kepada Adelardo Arsenio Cold, laki-laki paling diidamkan di sekolah, tepat di depan seluruh murid. Bell yakin seratus persen kalau hasilnya cuma satu: penolakan memalukan. Lagipula, ia dan Arsen bukan siapa-siapa. Tidak pernah bicara. Tidak pernah akur. Bahkan Arsen lebih sering menatap Bell seperti sedang melihat gangguan hidup. Namun semua rencana kacau saat Arsen justru menerima pernyataan cintanya. “Ini di luar rencana gue!” Dan sejak saat itu, hidup Bell resmi berubah dari sekadar chaos menjadi *full chaos mode*. Adelardo Arsenio Cold adalah definisi sempurna dari the most wanted boy. Wajah tampan, otak encer, darah blasteran, dan sikap dingin yang membuat siswi-siswi rela patah hati berjamaah. Ia misterius, cuek, dan seolah kebal terhadap cinta. Tidak ada yang benar-benar mengenalnya—hingga Bell muncul dengan caranya yang berisik, blak-blakan, dan jauh dari kata anggun. Sementara Bellvanya Aeryllin Hanne dikenal bukan karena prestasi atau citra manis. Ia populer karena kenakalannya, celetukannya yang tanpa filter, dan keberaniannya menantang apa pun yang dianggap “normal”. Bukan *the most wanted girl*, tapi cukup cantik, cukup unik, dan terlalu keras untuk diabaikan. Di antara taruhan bodoh, hubungan palsu, dan tatapan-tatapan penuh tanda tanya dari seluruh sekolah, Bell dan Arsen dipaksa menjalani sesuatu yang awalnya hanya permainan. Masalahnya, bagaimana jika perasaan itu mulai terasa nyata? Dan bagaimana jika laki-laki berhati beku itu perlahan mencair—bukan karena gadis manis, melainkan karena gadis paling ribut di sekolah? Sebuah kisah romansa remaja tentang cinta yang datang tanpa rencana, penuh kekacauan, tawa, dan kejutan yang tidak pernah diminta siapa pun. © 2015 by Venny Innayasari

Updated at

Read Preview
A Beauty of Numb (Bahasa Indonesia)

A Beauty of Numb (Bahasa Indonesia)

Reads

Ghyta Thalia adalah perempuan yang tampak tenang, tangguh, dan keras. Ia hanya selalu berusaha tidak terlibat dalam masalah apapun, tidak merugikan siapapun, membuatnya menjadi sosok perempuan yang tidak dapat ditebak. Kepribadian itu melekat pada dirinya sejak pernikahan yang berawal manis dan menawarkan kebahagiaan yang tidak pernah dirasakan oleh Thalia sebelumnya, berubah menjadi perjalanan hidup paling pahit yang ia rasakan. Bagaikan joker dalam kehidupan nyata, ia melakukan segala hal yang ia mau seakan tidak peduli akan adanya resiko yang dihadapi. Thalia merasa tidak ada yang perlu ia jaga termasuk dirinya sendiri karena ia sudah lama hilang dan hancur. Ia bertemu dengan Abian seseorang yang menemani Thalia di salah satu malamnya, sosok laki-laki yang sedang ragu dengan perasaannya sendiri yang akan menghadapi pernikahan. Pertemuan tersebut, memberikan kesan kepada Abian yang merasakan ketenangan tersendiri saat bersama Thalia. Ia dapat merasakan keindahan dibalik kerasnya tampilan Thalia, tersirat kerapuhan yang membuatnya ingin terus melindungi Thalia bagaikan benda berharganya. Thalia bagaikan candu untuk Abian. Satu yang Abian yakini saat bersama Thalia "Karena terkadang, hancur bersamanya jauh lebih baik daripada utuh tanpanya."Apakah pertemuan antara Thalia dan Abian akan membuat Thalia pulih, atau justru membuatnya semakin jauh terpuruk ke dalam kesakitan dan mati rasa?

Updated at

Read Preview
Hot Stranger

Hot Stranger

Reads

Hanya karena tak sengaja menabrak seorang pria, gadis ini harus menikah dengan pria yang ditabraknya itu. Padahal sang gadis akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat dengan sang kekasih. Apa yang akan dilakukannya agar batal menikah dengan pria asing itu? Akankah itu berhasil? Atau malah pernikahannya dengan sang kekasih lah yang batal? . . . "Eh! Maaf. Jasmu jadi kotor" "Jasku kotor karena kau! Jadi, kau harus bertanggung jawab atas ini!" "Aku sudah meminta maaf dan memberikanmu tisu tapi malah kau tolak" "Aku tidak butuh tisu dan maafmu, gadis kecil!" "Jadi, apa yang harus aku lakukan?! Mencuci jasmu, begitu?" "Ini kartu namaku. Besok datanglah ke alamat yang tertera disitu, jam 9 pagi. Ingat, jam 9 pagi" . . . © 2015 by Venny Innayasari

Updated at

Read Preview

Navigate with selected cookies

Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.

If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.