Berserah Kepada-Nya
READING AGE 16+
Kita tak pernah tahu bagaimana caranya takdir berjalan, karena hanya Allah yang tahu bagaimana takdir akan berjalan dalam hidup setiap umat-Nya. Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan, karena kita tak pernah bisa mengintip masa depan seperti kita melihat masa lalu.
Seindah apapun sebuah rencana, jika di dalam hati dua insan tidak ada persetujuan yang sama maka rencana tersebut hanya akan menjadi angin lalu. Entah rencana itu akan terus berjalan tanpa adanya penerimaan atau rencana itu akan berhenti sampai di titik sebelum ada ikatan apapun.
Karena terkadang perjodohan tidak selamanya sesuai dengan keinginan hati setiap manusia, maka jalan satu-satunya adalah dengan menyerahkan segalanya kepada Allah.
* * *
Gia harus selalu menelan pil pahit, setiap kali dirinya hendak dijodohkan dengan seorang pria pilihan kedua orangtuanya. Di mana, pil pahit itu adalah penolakan dari pria tersebut. Terakhir, ada Farid yang juga menolak untuk dijodohkan dengannya. Tapi takdir, tak berhenti sampai di situ.
Unfold
Fakhrul tiba di ruang Guru, setelah mengajar di kelas 11-IPS. Di sana ada dua orang siswa yang tengah di sidang oleh Guru Bahasa Indonesia. Salah satunya sudah berwajah penuh airmata.
"Tiara berbohong, Bu. Dia mencontek pekerjaan rumah saya. Saya yang susah-susah mewawancara, tapi dia seenaknya menjiplak," tunjuk Ina.
"……
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Waiting for the first comment……