Jadi, Kapan Kita Cerai, Mas?
READING AGE 18+
Tama-Nesa
—————○●
Sejak awal, Annesa bukan wanita yang dipilih untuk Mahatama jadi istrinya. Ia hanya pengganti Anggeni, kakaknya yang kabur di hari pernikahannya dengan Tama dengan alasan hamil oleh pacarnya dan ingin menagih tanggung jawab. Tama menikahi Nesa sebagai gantinya. Tapi lelaki itu bahkan tidak menyentuhnya. Harusnya mereka sudah berpisah jika mengikuti aturan sighat taklik, bukan? Itu pemikiran Nesa sebelum Tama datang dengan wajah cerah setelah rekaman suara dan wajahnya terekspos sebagai wajah dari penulis terkenal Anne Li. Sebuah potongan rekaman yang berisi keluhannya menjadi seorang istri dari lelaki super sibuk itu. Sejak saat itu, Nesa tahu ada yang berubah dari Tama. Lelaki itu mulai mau duduk di ruang makan bersamanya, mengantarkan botol minum saat ia mengerjakan deadline tulisannya, bahkan mengantarnya pergi survei lokasi syuting. Dan bukan hanya itu, film terbaru dari trilogi novelnya tidak jadi dihentikan produksinya. Jadi, tindakan membingungkan macam apa itu? Setelah mengabaikan Nesa di dalam dua tahun pernikahan mereka?
Unfold
Tangan Nesa memutar roda kemudi dengan kasar, menghentikan mobil begitu saja di bahu jalan, ia ingat siapa yang harusnya menanggung semua hal ini. Siapa yang harusnya bertanggung jawab atas hal ini. Siapa yang harusnya ada di dalam posisinya sekarang ini. Kesedihannya berubah jadi kemarahan yang Nesa sendiri tidak tahu darimana datangnya.
……
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Waiting for the first comment……