Takluknya Sang Mafia Ranjang
Share:

Takluknya Sang Mafia Ranjang

READING AGE 18+

Yulie Wang Romance

0 read

Sequel Tambatan Cinta Sang Casanova (Athaya - Elina)
Elina Kinanti adalah wanita sebatang kara yang besar di panti asuhan. Setelah dinikahi Hanung Pratama seorang pengusaha sukses, dia melepas karir yang dirintisnya dari nol. Sayangnya lima tahun kemudian karena tak kunjung punya anak, Elina yang dicap mandul dikhianati dengan cara paling menyakitkan. Suaminya selingkuh dengan sahabat yang sudah dia tolong. Lebih menyakitkan lagi, karena ternyata mertuanya juga bersekongkol menutupi semuanya.
Elina memutuskan untuk menggugat cerai suaminya, dan mulai bekerja lagi sebagai sekretaris wakil direktur di Linzone. Athaya Nayaka, bos baru Elina yang tampan, tapi sayang punya sisi kelam pecinta gairah satu malam. Sialnya lagi, Elina justru terjebak dalam takdir yang lebih runyam. Dia bahkan belum resmi menyandang status jandanya, saat suatu pagi terbangun di atas tempat tidur bersama bosnya.
Menolak ingat, dengan segala cara Elina terus menghindar dan tidak ingin bosnya mengungkit lagi tentang kejadian itu. Status janda sudah dia sandang, tapi bagaimana Elina bisa bernafas lega jika kemudian mendapati dirinya hamil.

Akankah Elina menyambut keinginan Atha yang ingin bertanggung jawab? Sedang ibu Atha menentang keras, dan melakukan segala cara untuk membuat Elina pergi dari sisi anaknya.
Lalu bagaimana juga saat jejak asal-usul Elina mulai terkuak? Puluhan tahun mereka mencari keberadaan Elina. Sayangnya sekarang dia justru menolak menjadi bagian dari keluarga kandungnya, meski tahu sang ayah orang yang berlimpah harta.

Unfold

Tags: one-night standHEfriends to loversplayboybossdramabxgcityassistant
Latest Updated
Bab.3 Boss Menyebalkan

Dan terhitung sejak hari itu pun Amara menjadi penghuni baru lantai paling atas kantor Jarvis grup. Posisinya yang tiba-tiba dipindah sebagai asisten sekretaris direktur utama, tentu saja sempat jadi bahan perbincangan. Apalagi statusnya hanya anak magang yang baru tiga hari di sana.

Mereka semua berpikir Amara sangat beruntung bisa setiap……

Comment

    Navigate with selected cookies

    Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.

    If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.