Anak Pungut sang Konglomerat
READING AGE 18+
Seorang bayi ditinggalkan di depan rumah megah milik seorang konglomerat yang selama bertahun-tahun hidup dalam kekosongan yang tak pernah ia akui. Keputusan untuk membawa bayi itu masuk ke dalam rumahnya tampak sederhana pada awalnya, seolah hanya bentuk kepedulian sesaat. Namun seiring waktu, kehadiran anak itu perlahan mengubah segalanya.Arka tumbuh di tengah kemewahan yang tidak pernah ia minta, dikelilingi oleh kasih sayang yang awalnya ragu-ragu, lalu berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih dalam. Di balik kehangatan itu, dunia luar mulai bergerak. Bisnis yang dibangun dengan susah payah mulai goyah, hubungan keluarga diuji, dan rahasia masa lalu yang terkubur perlahan muncul ke permukaan.Saat kebenaran tentang asal-usul Arka terungkap, garis antara keluarga, ambisi, dan harga diri menjadi kabur. Pilihan yang harus diambil tidak lagi sederhana. Mengakui berarti menghadapi kehancuran. Menolak berarti kehilangan sesuatu yang sudah menjadi bagian dari diri.Di tengah tekanan yang semakin besar, satu pertanyaan tidak bisa dihindari:Apakah darah lebih penting daripada ikatan yang tumbuh dari pilihan dan pengorbanan?Sebuah kisah tentang keputusan, kehilangan, dan arti menjadi keluarga di saat semuanya terasa tidak lagi pasti.
Unfold
Bunyi sendok yang menyentuh tepi cangkir terdengar lebih sering pagi itu, bukan karena ada sesuatu yang harus diaduk, melainkan karena tangan Ratna tidak bisa diam. Ia duduk di meja makan dengan tubuh sedikit condong, memandangi Arka yang tertidur di kursi bayi yang baru saja diletakkan di sampingnya.
Cahaya pagi masuk lebih terang ……
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Waiting for the first comment……