Gairah Mantan yang Di Khianati (2)
READING AGE 18+
"Aku lebih rela tangan ini berlumuran darah anakku sendiri, daripada harus memeluk nisanmu, Aira."
**
Dua tahun. Selama itu Aira hidup dalam ilusi pernikahan yang sempurna. Bastian memperlakukannya bak ratu kaca yang tak boleh tersentuh debu. Namun, dibalik sikap overprotektif sang suami, tersimpan bangkai yang membusuk.
**
Sebuah rekam medis yang bocor menghancurkan segalanya. Keguguran yang Aira tangisi dua tahun lalu bukanlah takdir Tuhan, melainkan keputusan dingin Bastian yang diam-diam meluruhkan janin mereka demi menyelamatkan nyawa Aira.
**
Hancur dan merasa dikhianati oleh pelindungnya sendiri, Aira memilih pergi.
**
Namun, pelariannya justru membawanya masuk ke kandang singa. Keluarga Cakradara, dinasti konglomerat paling berpengaruh dan misterius di Indonesia, muncul dari bayang-bayang. Mereka mengklaim Bastian sebagai pewaris darah biru yang hilang dan menginginkan keturunan darinya.
**
Naas, Aira kini membawa satu lagi rahasia kecil di rahimnya. Sebuah kehamilan kedua yang menjadi bom waktu bagi ginjalnya.
**
Kini Aira terjebak di tengah perang berdarah. Di satu sisi, ada keluarga mertua kejam yang menginginkan bayinya tapi mengharapkan kematian ibunya. Di sisi lain, ada Bastian, suami obsesif yang siap menghancurkan dunia dan membunuh janin itu lagi demi menahan Aira tetap hidup.
**
"Kau boleh memiliki tubuhku, Bas. Tapi kali ini, kau harus melangkahi mayatku sebelum menyentuh anak ku."
Unfold
Kian hari, roda raksasa Cakradara berputar dengan kecepatan yang melindas siapa pun di jalurnya. Di bawah kendali tangan besi Bastian Elvano, margin keuntungan perusahaan meroket tajam, menggilas kompetitor, dan memonopoli jalur perdagangan tanpa ampun.
Bagi Haryo Cakradara, cucu haram yang dulu ia buang itu kini telah menjelma menj……
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Waiting for the first comment……