Ditolak
READING AGE 18+
Ditolak tidak menawarkan fiksi di luar genre OTHER (lain), atau di luar MIX. Ini sarden hanyut tersegel yang ditemukan/dibuka/dibaca oleh saksi.
Semua label dan isi buku ini pasif, semua yang diakibatkan oleh saksi (pembaca) di kehidupan nyata adalah tanggung jawab reader bersangkutan meski mengatasnamakan karya ini.
Platform dan penulis memberitahu sepenuhnya: status buku ini sampah, penggunaan ulang atau segala bentuk praktik yang diambil/digunakan dari dalam buku ini di luar tanggungjawab label (platform dan penulis), simpelnya: TOLAK, sebagaimana platform dan penulis menolak buku ini jadi pedoman hidup, TOLAK sebagai aturan baku dalam berinteraksi di kehidupan sosial (realife),
buku ini tidak menyampaikan pesan moral selain berupa seni-dongeng, dan pembaca bertanggungjawab sepenuhnya jika "menghidupkannya" di kehidupan nyata.
Dengan membaca ini, Anda setuju bahwa saya (tukang dongeng) manusia, bukan Kambing Hitam hanya karena saya buang "sampah" sembarangan.
Ada banyak tulisan atau seni-dongeng lain di platform ini, ada karya yang cukup bagus dan sesuai untuk dijadikan pedoman jika Anda sedang mencari hikmah, dasar hukum, dan teori-teori, atau apapun yang relevan, yang sesuai dengan kebutuhan + keinginan Anda.
Segera beralih ke buku berkualitas karya penulis yang sudah Anda kenal, Anda bahkan punya potensi/peluang bercerita lebih baik & lebih sesuai dengan minat baca Anda atas sesuatu tersebut.
Jika terlanjur buka "segel", kadung baca bab awal..
semua yang diakibatkan oleh saksi (pembaca) di kehidupan nyata adalah tanggung jawab reader bersangkutan meski mengatasnamakan karya ini.
Again, pedoman untuk membaca buku ini: TOLAK jika Anda mendapati hal yang tidak Anda sukai ketika membacanya.
Report abuse, minta platform re-filter soal buku saya ini. 😁
Unfold
Cahaya pagi menyusup lembut melalui celah tirai kamar Lia. Jam dinding menunjukkan pukul 05.50.
Udara di loteng masih hangat, bercampur aroma lavender yang samar dan bau seks semalam.
Versus membuka mata perlahan. Ia merasakan kehangatan yang luar biasa di sekitar pinggulnya. Penisnya masih tertanam dalam-dalam di dala……
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Waiting for the first comment……