Share:

"ketika Semua Gedung Menjulang Dan Dunia Berkedip, Di manakah Letak Kehidupan Sebenarnya?"

READING AGE 18+

Ariaa Fauzyah Realistic Urban

0 read

*1. Dia Berdiri, Tapi Tidak Tahu Kenapa*Cerita dimulai bukan dengan perkenalan. Dia sudah ada di sana, di garis tengah. Satu kaki di jalan basah yang nyata, satu kaki di cahaya biru yang palsu. Dia lupa kapan dia mulai berdiri di situ.*2. Mundur ke Kemarin, Lalu Lompat ke Besok*Tiba-tiba ceritanya mundur. Ke hari di mana dia tertawa di bawah neon kota nyata. Hangat. Terus tiba-tiba loncat ke depan, ke hari di mana dia sendirian di dalam kota digital yang sepi dan sempurna. Nggak ada transisi. Kayak pikiran yang lompat-lompat.*3. Semua Orang Memberi Peta, Tapi Tidak Ada yang Memberi Tujuan*Orang di kota nyata bilang: "Bertahanlah di sini, ini yang nyata." Orang di kota digital bilang: "Masuklah ke sini, ini masa depan." Dia mengangguk ke dua-duanya. Dia tidak menolak siapapun. Karena dia sendiri tidak tahu dia mau apa.*4. Jalan yang Dia Pilih Ternyata Membawanya Kembali*Setiap kali dia mencoba melangkah ke kiri, hujan membawanya kembali ke tengah. Setiap kali mencoba ke kanan, cahaya biru itu terlalu silau dan dia kembali menutup mata di tengah. Dia tidak maju. Dia tidak mundur. Dia hanya berputar.*5. Akhir yang Tidak Menentukan Apa-apa*Di bab terakhir, hujan masih turun. Lampu neon masih berkedip. Kota digital masih bersinar. Dan dia masih di sana. Tapi kali ini, dia duduk. Bukan karena menyerah. Tapi karena dia sadar, mungkin untuk sekarang, tidak memilih juga adalah sebuah pilihan. Cerita berhenti di situ. Tanpa jawaban.> _Apakah dia akan tetap di sana selamanya? Atau besok dia akan hilang? Bahkan naratornya pun tidak tahu._---

Unfold

Tags: familytime-travelkickass heroinestepfatherseriouscity
Latest Updated

---

Dia tidak lahir dengan tangisan yang keras. Dia lahir di antara dua takdir.

Pada suatu pagi, ibunya hendak berangkat bekerja, namun langkahnya terhenti di ruang tengah. Takdir memanggil ibunya pulang lebih dulu. Di rumah sakit, ibunya tidak terselamatkan. Dia pun sempat dinyatakan tidak ada. Tapi 20 detik kem……

Comment

    Navigate with selected cookies

    Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.

    If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.