Menjadi Istri Bayaran
Share:

Menjadi Istri Bayaran

READING AGE 18+

Imas Gustina Romance

0 read

Harap bijak dalam membaca.
Ada adegan (21+)

Masih dalam tahap revisi. Belum selesai semua. Maaf jika masih banyak salah kata.. 😔😔


Sebuah pernikahan pura-pura yang semula di landa benci satu sama lain. Hanya dengan sentuhan-sentuhan tak terduga, mereka saling dekat. Menimbulkan binih cinta.

Ceria ini di bumbui aksi kocak, romantis, sedih, dan greget

------

"Enggak!" jawab tegas Yeri, sontak membuat Arga terkejut.

"Aku akan membayar kamu. Berapapun kamu minta. Aku akan bayar semuanya." ucap Arga.

"Aku bilang enggak, ya, Enggak! Udah, deh gak usah ngeyel jadi orang.

Wanita ini terlihat sangat berbeda. Dia menarik. meski penampilannya membuat dia merasa sedikit jijik. Dan rada-rada kesal. Tetapi sifatnya menarik juga.

Arga semakin mendekatkan wajahnya. Hembusan napas mereka saling beradu. Pandangan mata mereka sangat dekat. Hanya berjarak dua kali dua telunjuk tangannya.

Yeri mendorong tubuh Arga menjauh darinya.
"Aku tidak butuh uang, tuan Arga." gumam Yeri. "Dan jangan menatapku seperti itu." tajam Yeri tak suka.

"Hanya manusia munafik yang tidak butuh uang. Aku yakin kamu pasti sangat membutuhkan uang itu."

Yeri terdiam, dia menguntupkan bibirnya kesal. Dengan pikiran penuh dengan pertanyaan.

Ini orang kenapa? Apa dia anggap aku murahan? Berani sekali dia menawarku seperti itu.

"Kenapa kamu diam?" tanya Arga, memotong cepat lamunannya.

"Emmm... Aku.." Yeri tak meneruskan ucapanya. Dia kengerutkan alisnya, memikirkan jawaban apa yang akan di katakannya.

Unfold

Tags: billionairedarkpossessivelove after marriagearranged marriagearrogantCEOsweetcruel
Latest Updated
Ending

Pernikahan mewah sudah di gelar begitu meriah. Bahkan, Lyli sudah memakai gaun pengantin yang begitu indah. Gaun berwarna putih itu terlihat pas dengan lekuk tubuhnya. Di saat semua terlihat bahagia. Wajah Lyli terlihat muram, dan cemas. Ke dua tangannya gemetar. Saling mencengkeram, menatap ke arah pintu masuk ke altar. Ke dua matanya tidak ber……

Comment

    Navigate with selected cookies

    Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.

    If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.