Tetanggaku, CEO Bucin!
READING AGE 18+
🔥(21+)🔥
"Emhh... Mas, atau Bli... atau apa sih gue panggilnya? Goyang gue dong... gue lagi patah hati, nih!" Pinta Gia sambil bergoyang di atas pangkuan seorang pria.
"Goyang?! Memangnya kamu siapa?! TURUN!"
"Eh, Bli... Aset mantan aku seukuran bayi jagung.. Kalau Bli seberapa?"
"Hais! Seukuran Timun! Puas?! Udah, Turun!"
"Timun kan banyak variasinya! Timun yang kecil, sedeng, apa gede?!"
"Ah! Banyak omong! Lama-lama, aku hajar juga, pakai timunku!"
......
Apa yang akan kamu lakukan jika saat mabuk berat dan patah hati di Bali, kamu salah masuk vila privat, mengira seorang CEO F&B tampan sebagai 'gigolo' sewaan, lalu nekat meraba 'aset'-nya dan hanya meninggalkan uang ganti rugi lima puluh ribu rupiah di atas nakas?!
..
A. Pindah pulau, ganti nomor HP, dan pura-pura amnesia selamanya.
B. Jadi tetangga kamar sebelah apartemen mewahnya di Jakarta, bikin karpet impor 150 jutanya ternoda gara-gara kucing oranye-mu, lalu pasrah ditagih 'utang' lewat kontrak masak malam rutin!
..
Naasnya.. Gia Cantika Pramoedya... terperangkap di OPSI B!!
.
"Mas... ini aku tambahin uangnya seratus ribu rupiah lagi! Anggap aja tip! Tapi tolong kejadian di Bali jangan dibahas lagi!"
..
Elvano Pradipta menatap gadis berkaos oblong melar dan bersandal jepit reyot di depannya dengan senyuman miring yang teramat licik. "Kamu kira... bayaran saya semurah ini? Sekarang, bayar hutang kamu!"
..
Terdesak hutang, dan ancaman blacklist karier, Gia terpaksa menandatangani kontrak rahasia: jadi koki pribadi sang CEO setiap malam!
..
"Gue kira dia gigolo mahal, ternyata CEO bucin yang ketagihan masakan gue! Mana posesif banget, lagi!" (Gia, 2026, sambil mengelus Si Oyen).
......
___Update setiap hari. antara 1-3 bab💋🫶🏻__
Unfold
"Mmmph! Mas Tyo... makan kebabnya! Bukan makan aku!" protes Sasa di sela-sela ciuman mereka, seraya tertawa geli.
Bram terkekeh di depan bibir Sasa, lalu makin memperdalam pagutan bibir mereka tanpa niat melepaskannya sedikit pun.
Jemarinya meremas lembut pinggul Sasa, membuai cewek itu dalam pusaran sensasi pana……
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Waiting for the first comment……