Lembar 6. Hampir Saja Mengaku

Bukan Suami Impian 1404 words 2025-07-11 00:05:00

loading...

loading...

Author's notification:

"Oh, anda tidak memahami apa yang saya katakan yah?" Righa kembali bertanya dengan wajah terlihat menahan tawa. "Sejak tadi, putra yang anda banggakan itu hanya diam menunduk melihat ibunya menghina putra orang lain. Hal itu masih bisa saya maklumi karena Prince bukan siapa-siapa di matanya. Tapi, dia tetap diam menunduk seperti pengecut, padahal calon istrinya dihina oleh ibunya. Melihat ini saja, saya langsung mengerti kenapa pernikahan antara putra bu Ety dan Hawa tidak terjadi. Inilah yang dimaksud pertolongan Tuhan pasti datang tepat pada waktunya. Artinya, Hawa terselamatkan dari laki-laki tidak becus, pengecut dan tidak bertanggung jawab. Saking pengecutnya sampai teelihat menggemaskan dimata saya." Reigha mengatakannya dengan tegas dan berkarakter, seolah dia terbiasa berbicara di depan orang-orang penting. (Reigha Vs Bu Eti akan hadir di Bab selanjutnya. Nantikan Yah!!) .

Previous Next
You can use your left and right arrow keys to move to last or next episode.
Leave a comment Comment

    Please to leave a comment.

    Leave a comment
    0/300
    • Add
    • Table of contents
    • Display options
    • Previous
    • Next

    Navigate with selected cookies

    Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.

    If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.